Direktur Poltas Klarifikasi Pemanggilan ke Polres: Hanya Pembahasan Beasiswa Sawit, Bukan Masalah Hukum
TAPAKTUAN — Direktur Politeknik Aceh Selatan (Poltas), Ir. Nuzuli Fitriadi, S.T., mengklarifikasi pemberitaan yang menyebut dirinya dipanggil Polres Aceh Selatan terkait masalah hukum. Faktanya, pertemuan tersebut murni berupa klarifikasi mengenai penyaluran Beasiswa Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Jakarta, Selasa (6/10/2026).
“Saya hanya ditanya terkait penyaluran Beasiswa Sawit, apakah ada sosialisasi, dan memastikan dana tersebut langsung masuk ke rekening masing-masing mahasiswa — tidak dikelola melalui keuangan Poltas. Itu saja,” ujar Nuzuli.
Ia menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang tidak dikonfirmasi terlebih dahulu kepada dirinya maupun stafnya, sehingga menimbulkan kesan adanya masalah hukum.
Program Beasiswa Sawit diajukan Poltas sejak 2023 mengingat wilayah Aceh Selatan memiliki banyak perkebunan dan pabrik kelapa sawit. Setelah lolos seleksi administrasi pada 2024 dan presentasi di BPDP Jakarta, bantuan tersebut mulai disalurkan sejak tahun yang sama hingga 2026. Seluruh dana ditransfer langsung ke rekening mahasiswa, tanpa melewati pengelolaan keuangan kampus.
Nuzuli telah mengirimkan surat keberatan kepada media yang memuat berita tersebut. Dalam suratnya, ia menegaskan penghormatan terhadap kebebasan pers, namun meminta redaksi senantiasa menjunjung akurasi, keseimbangan, verifikasi, dan konteks pemberitaan. Ia juga meminta perbedaan tegas antara undangan klarifikasi, penyelidikan, pemeriksaan, penetapan tersangka, hingga pembuktian pidana — hal yang dinilai belum tercermin dalam pemberitaan tersebut.
Hingga kini, surat keberatan itu belum mendapat balasan dari pihak media.
Terpisah, Nuzuli mengungkapkan situasi keuangan Poltas yang sulit akibat tidak adanya lagi subsidi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Pertemuan dengan Bupati Aceh Selatan membuahkan informasi bahwa anggaran daerah sedang dalam kondisi defisit, sehingga tidak dapat memberikan bantuan pendanaan. Upaya mencari dukungan dari pusat pun terus dilakukan agar institusi pendidikan ini tetap beroperasi dan berkembang.
(Laporan: Drs. Johan Bintang | SUMUT DETIK.COM)
johan bintang
Diterbitkan: 7 October 2026 pukul 02.59
Polisi Kawal 13 Kontainer Logistik MotoGP dari BIZAM ke Mandalika
BERITA TERKAIT
Polres Aceh Selatan Gelar Sertijab Kabag Ops dan Kapolsek Samadua, Penyegaran Jajaran Demi Tingkatkan Pelayanan Publik
6 days yang lalu
Bupati Aceh Selatan Lantik Kepala UPTD Puskesmas, Tekankan Penguatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
3 weeks yang lalu
